Home » » Legenda Tentang Ninja

Legenda Tentang Ninja


Awal kemunculan ninja hingga saat ini masih simpang siur. Sebab hanya sedikit sisa peninggalan ninja yang masih ada, kebanyakan hancur termakan usia. Minamoto no Yoshitshune menyatakan dirinya pernah dilatih oleh Tengu dalam mempelajari sebuah taktik yang kemudian mengubah dirinya menjadi seorang ninja. Tapi ternyata faktanya lain, ia justru di didik oleh biksu Budha. Yang
mengajari taktik dari sebuah buku cina berjudul The Art of War.

Ketika periode Nara, shugendo latihan ala biksu yang fokus pada penempaan tubuh agar menjadi sempurna kian marak. Menyadari diikuti oleh masyarakat umum, beberapa pelatih kemudian mengucilkan diri  dan membangun desa di pegunungan agar bisa berlatih dengan tenang. Beberapa desa kemudian berkembang menjadi Shinobi Sato, lebih dikenal dengan “village of shinobi” ketika era feodal Jepang dimulai. Ketika periode Heian, untuk melindungi desa dari pengaruh luar. Mereka melakukan upacara sakral bernama Mikkyo, dengan tujuan menutup desa dengan aura yang dihasilkan dari upacara tersebut, agar tidak terdeteksi. Salah satu klan ninja tertua yang diketahui adalah Togakure-ryu yang berdasarkan data mulai eksis di akhir periode Heian. Iga dan Kouga adalah 2 jenis style ninja yang paling terkenal, dan sering menjadi bahan sebuah cerita. Mereka selalu dikisahkan saling bermusuhan satu sama lain. Keduanya mengklaim telah muncul di era Heian.


Periode Sengoku, hampir semua daimyo memiliki ninja. Daimyo mengontrol minimal seorang ninja, mereka bagaikan mata dan telinga kedua bagi Daimyo. Terkadang mereka menjadi tangan daimyo. Beberapa daimyo dilaporkan adalah ninja itu sendiri. Klan Sanada yang dikepalai oleh Sanada Yukiimura ternyata merupakan klan ninja. Hal ini terbukti ketika Tokugawa Hidetada yang membawa 50 ribu pasukan tidak berhasil menembus kastil Sanada yang hanya memiliki 3000 personel. Sanada terbukti menerapkan tajtik ninja dalam menghadang serangan Hidetada.

Tokugawa Ieyasu juga memanfaatkan kekuatan ninja. Ia mengontrol Iga dan Kaga untuk memuluskan jalanya untuk menjadi shogun. Dalam pelariannya menuju pegunungan Nara setelah pembunuhan Oda, ninja Iga yang dipimpin oleh Hattori Hanzou membantu Ieyasu kabur. Pertempuran terakhir yang melibatkan ninja terjadi di Siege of Shimabara dibawah Tokugawa Shogunate. Ketika posisi shogunate semakin stabil, ninja kehilangan pekerjaan. Sebagian kemudian menjadi Oniwabansyu, sekelompok bodyguard dan perwira intel yang keberadaannya bersifat semi rahasia. Mereka bekerja merawat kebun di kastil Edo, tetapi matanya tetap awas terhadap daimyo yang berkelakuan buruk. Ninja master Hujibayashi Sabuji kemudian menulis buku Mankawashukai sebagai warisan para ninja. Meskipun kondisi periode Edo cukup aman selama lebih dari 200 tahun, Ninja senantiasa terus berlatih untuk berjaga-jaga bila suatu saat nanti kekuatannya kembali dibutuhkan.

Pada masa Edo, Ninja menjadi tokoh populer di  berbagai buku. Banyak sekali cerita mengenai kekuatan ninja yang luar biasa. Semisal tidak bisa terlihat oleh mata, melompat lebih tinggi dari manusia. Ternyata semuanya adalah bohong belaka alias fiktif. Anehnya ninja tidak sedikitpun mengoreksi informasi yang beredar di masyarakat. Bahkan ada yang mengatakan bahwa mereka sendiri yang mengarang cerita, sebagai bentuk promosi layanan yang siap mereka berikan. Salah satu kontribusi dari para ninja adalah ditemukannya kembang api.

Akhir periode Edo, ninja kembali beraksi. Kini mereka dipanggil untuk menemani delegasi yang akan bertemu duta besar dari negara lain. Sebagian dari mereka ada yang menyamar menjadi salah satu pelayan duta besar. Dengan ini tentunya setiap informasi bisa diperoleh dengan lengkap. Lambat laun ninja berangsur-angsur menjadi bagian dari inteligen kekaisaran.

Sebuah desa ninja akan dipimpin oleh Osa yang sekaligus menjadi ketua ninja desa tersebut. Dibawahnya ada Jyounin seorang high ninja. Wakil Jyounin adalah Chunin atau middle ninja. Yang terakhir adalah Genin yang memiliki posisi di bawah Jyounin sebagai low ninja.

Budaya Ninja
Desa ninja tidak ada ubahnya dengan desa lain di masa medieval Jepang. Bedanya pandangan mereka sangat tajam ketika melihat orang asing yang melintas di desanya. Kebannyakan dari mereka berprofesi sebagai petani padi, sayuran dan buah-buahan. Lainnya membuat kerajinan tangan dan beberapa diantaranya menjadi pandai besi.

Ninja tidak selalu harus laki-laki, wanita bisa juga menjadi seorang ninja, Ninja cewek disebut dengan Kunoichi. Untuk mendapatkan informasi penting, mereka rela menjadi bagian dari prostitusi. Bahkan metode tersebut terbukti ampuh dalam menggali berbagai rahasia. Kebanyakan prostitusi di jaman Medieval Jepang berlangsung di rumah bordil, biasanya ninja cewek akan menjadi prostitusi freelance, hingga misi selesai dikerjakan.


Penyamaran, tool dan senjata
Hal yang wajib dilakukan seorang ninja ketika bekerja adalah menyamar, pakaian kebesaran mereka adalah setelan hitam-hitam(shinobishozoku). Ninja tampil seadanya, karena bila terlalu berlebihan akan mempengaruhi tugasnya dalam melakukan spionase. Bila dibandingkan dengan ninja, tampilan agen 007 jelas jauh dari fakta sebenarnya dalam hal spionase. Pada prakteknya, Ninja tidak selalu mengenakan setelan hitam. Mereka kadang menggunakan warna merah tua, hijau tua, biru tua atau coklat tua yang bisa memberikan kamuflase lebih baik.


Ninja kadang menyamar menjadi biksu, yamabushi, waiter dan waitress, salesman, artis hingga ronin. Identitas aslinya selalu dirahasiakan kendati melakukan travelling. Biasanya bila mereka menyamar menjadi salesman, produk yang dtawarkannya adalah obat-obatan herbal. Dengan penyamaran ini ninja dapat menyimpan sebilah pisau atau sabit untuk melindungi diri tanpa harus dikenali bahwa mereka adalah ninja. Karena selalu menyamar,ada yang mengira Matsuo Basho seorang penyair terkenal adalah seorang ninja. Yang diberi tugas oleh Shogun untuk mengawasi Daimyo.


Ninja menggunakan beberapa senjata untuk mengalahkan musuh. Diantaranya adalah shuriken (bintang), shuko, dan tekagi (handclaws). Kunai juga senjata yang cukup terkenal ia bisa disembunyikan dengan mudah. Ukurannya hanya sekitar 10 hingga 15 cm, terbuat dari besi yang ujungnya runcing. Bisa digunakan sebagai alat memanjat, menggali tanah atau bisa dilemparkan layaknya shuriken. Lainnya adalah Makibishi, lempeng berbentuk piramid yang dibuat dari besi. Dipakai dengan cara melemparkannya ke tanah, dengan tujuan melukai musuh yang kabur atau memperlambat kecepatan lari musuh. Ketika melambat itulah ninja akan menembaknya dengan menggunakan panah. Makibishi kadang telah diberi racun, sehingga bila musuh mengenainya ia akan mati dengan perlahan. Senjata mereka bisa menjadi perkakas yang sangat berguna. Ninja bisa menggunakan tali sarung pedang, untuk membuat tempat tidur di antara dahan atau ranting.


Kebanyakan orang meyakini ninja menggunakan dasar nunchaku, padahal sebenarnya tidak. Nunchaku menjadi dasar seni beladiri tradisional di Jepang. Karate tidak pernah dipraktekkan para Ninja. Karate mulai dikenal di Jepang akhir abad 19 yang asalnya dari Okinawa. Judo, Kendo dan bela diri lainnya sama sekali tidak pernah dipakai oleh Ninja. Keduanya mulai dikenal pada akhir periode Edo hingga Meiji. Ninja hanya berlatih variasi Jujutsu dan Kenjutsu, yang bila dipadukan menjadi Ninjutsu. 
Comments
1 Comments

1 komentar:

  1. Age of strategy

    Game ini membuat kita adu strategi dalam upgrade pasukan.Ada menu upgrade pada salah satu fitur game, yup kita perlu membuka teknologi, pasukan, istana dan Sains yang berbentuk mirip pohon , dimana kita harus membuka bagian awal dahulu jika kita ingin membuka yang selanjutnya. Untuk membuka diperlukan gems. Gems bisa didapat pada awal main yakni ,20 gems. Untul mendapatkan gems tambahan ada 5 cara yakni, 1. bertaruh gems dengan lawan lain dalam multiplayer online dan 2. dengan cara mempublikasikan dalam facebook demi 10gems dimana kita bisa mendapatkannya setiap hari 1x setiap memposting , 3. Dengan cara membuat postingan 500kata setiap forum mendapat 10-200 gems. 4. Dengan cata memberi donasi sukarela untuk pengembangan dimana kita akan mendapat 400 gems. 5. Dengan menyelesaikan setiap map dalam mode champion dan storyline.

    Banyak fitur yang disajikan dalam peta peta di game ini. Ada fitur hutan,sungai, gunung, batu dan lain-lain dimana menambah suasana real dalam permainan.
    Dimana catapult tidak akan bisa lewat hutan, dimana lawan tidak akan bisa lewat gerbang (hanya pasukan sendiri yang bisa lewat), pasukam udara yang bisa melayang di atas batu, dan pasukan dharuskan memutar naik tangga untuk menuju ke puncak gunung, dimana ini adalah tempat favorit saya meletalkan pasukan jarak jauh hehe... Ada juga fitur air/sungai/laut yang tidak bisa dilalui pasukan atau mesin darat.

    Keunggulan : game ini hanya berkapasitas kecil untuk didownload, hanya memerlukan internet kecil jadi tidak akan menghabiskan banyak kuota, bisa dimainkan multiplayer.cukup membuat kecanduan dan penasaran.

    Kekurangan: tidak adil saat kita hanya bisa membuka beberapa fitur troops sedang lawan (AI) sudah bisa memakai semua jenia pasukan, susah dalam mendapatkan gems dimana kita hanya mendapat 1-4 setiap map yang diselesaikan, banyak bugs seperti saat kita menang bertaruh gems pada mode randoms, multitasking kurang, visual kurang bagus dalam sekelas android apalagi masih 2D.

    SARAN: semoga developer membangun mode permainan skirmish dimana ada pemimpin setiap negara, dan tolong tambahkan mahluk dunia fiksi seperti naga, cenataur dan monster lainnya. Terima kasih developer tolong dengarkan SARAN saya.. Makasih..

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan menggunakan kata yang Sopan...
Trims...

Languange

English German Russian Japanese Arabic Chinese Simplified